Showing posts with label Travelling. Show all posts
Showing posts with label Travelling. Show all posts

Sunday, 11 September 2011

Ke Rumah Pak Kelik!


Foto diatas cuma kopas dari foto fesbuk yang aku ditag didalemnya,, hahahahaaa..
ntar deh kalo uda minta yang laen,,potonya diganti..
Ini poto kmaren jalan-jalan ke Cangkringan, ke tempat Pak Kelik, sesepuh BPPM Balairung UGM.
Hmmmm,, mungkin kesannya mengkultuskan sekali ketika aku menyebutnya sesepuh,,
Tapi bukan membumbui cerita, apalagi metafora..
Beliaulah ikon Balairung yang masih sering dicari beberapa alumninya..
Tuh orangnya yang di pojokan pake kemeja kotak-kotak warna biru beserta topi krem dan kacamata jadulnya.
Bukan masalah menghormati atau sekedar tata krama yang biasa dilakukan orang selepas Lebaran.
Hanya kangen, setelah berpuluh purnama tak bersua.
pun sekedar bertegur salam.
Hanya duduk dan menghabiskan berbatang-batang rokok bersama.
Yah,,sukur-sukur kemaren disuguhi salak gratis.
Masih segar langsung ambil dari kebun sendiri.
Bukan, bukan suguhan yang kami cari kok.
Hanya suasana bersama yang telah lama tidak terasa.
Hanya itu.

Sunday, 10 April 2011

Kenapa Dinamakan "Garang Asem"



"Asem,, garang tenan iki sambele... Whuuuusaaaaaaaaahhhhh..."

Sekelumit kata diatas mungkin cukup representatif terhadap judul yang saya pajang..
Ndak percaya? liat aja gambarnya.. Tu kuah yang ada di gambar adalah perwujudan sambal satu cobek dikasih air berbumbu pedas..
Udah airnya pedes, isi utamanya ulekan cabe pula.. Behhhh...
Ada pelesetannya juga sih,,
"Kenapa Dinamakan Garang Asem?"

"Karena Dina lapar" juga bisa jadi jawaban judul di atas...
tapi yang ini bukan pelesetan, bukan sulap dan bukan sihir.
Pas aku dan ortuku mampir di warung garang asem yang terletak di kawasan Montong, Tuban, Jawa Timur ini,
ibuku langsung keselek dan bersin-bersin seketika setelah mencoba satu sendok kuahnya.
'Glek', aku menelan ludah..
gawat.. setelah makan ini masih idup nggak ya?
dengan berbekal kenekatan hati dan ayahku yang terlihat makan dengan nikmat,
kusendok kuahnya pelan-pelan..

Saturday, 9 April 2011

A Series of a/n (Un)Fortunate Events : Day One

Wew,, judulnya ribet banget...
Permasalahan utama dalam pemberian judul itu adalah, aku sendiri nggak tau apa cerita yang akan kutulis adalah sebuah pengalaman menguntungkan atau tidak.
Hari itu, Jumat 8 April 2011.
Setelah rapat di rumah salah seorang teman, dan musyawarah mencapai kata mufakat, aku segera pulang untuk menggenapi janji nonton film garapan Hanung Bramantyo. Tanda tanya.
Untuk resensi filmnya menyusul dah,, ceritanya dulu..
Abis nonton, makan dong.. Nah, pas makan itulah...
Ibunda tercinta menelepon dan berkata bahwa ia merindukan anak gadisnya yang berada di perantauan..
Sedikit berfikir saat itu, apalah yang seorang anak harus lakukan ketika ibunya memuntahkan kata rindu?
Aaah,,, aku ingin pulang.